Kuliah Umum Diplomasi Indonesia-Afrika: Updating Ethiopia

 

Jakarta – Pada hari Senin, 13 Januari 2020, bertempat di Auditorium lantai 3, Gedung Griya Legita Universitas Pertamina, Jakarta, telah dilaksanakan kuliah umum dengan tema Diplomasi Indonesia-Afrika: Updating Ethiopia. Pada acara kuliah umum ini, Duta besar Republik Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur bertindak sebagai narasumber. Pada kuliah umum ini bertindak sebagai moderator  Novita Putri Rudiany, S.Hub.Int., MA. Dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina. Turut hadir pada kegiatan ini dosen-dosen dan mahasiswa program studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina.

Pada awal kegiatan, kegiatan dibuka oleh ketua program studi Hubungan Internasional, Universitas Pertamina Dr. Indra Kusumawardhana, S.Hum, M.Hub.Int. dalam sambutannya disampaikan bahwa program studi Hubungan Internasional, Universitas Pertamina menyambut hangat kehadiran duta besar Al Busyra Basnur. Sekaligus program studi ini selalu menantikan kuliah umum ataupun paparan lainnya dari duta besar Al Busyra Basnur. Duta besar Al Busyra Basnur selalu dapat memberikan informasi terbaru dari setiap praktuk diplomasi Indoensia dimana ia ditugaskan. Hal-hal yang selalu ingin diketahui oleh mahasiswa. Sebelumnya, Duta Besar Al Busyra, juga sudah pernah memberikan kuliah umum di program studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina. Kuliah umum kali ini, adalah kuliah umum kedua yang ia paparkan di program studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina.

Dalam paparannya duta besar Al Busyra menyampaikan bahwa, Indonesia dan Ethiopia memiliki hubungan diplomatik yang sudah terjalin lama. Dimulai dari datangnya delegasi Ethiopia untuk mengikuti konferensi Asia Afrika di Indonesia pada tahun 1955 dan mulai dibukannya kedutaan besar Republik Indonesia di Ethiopia pada tahun 1964. Ethiopia menjadi negara penting di Afrika karena memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Afrika dan menjadi “ibukota” dari Uni Afrika, dimana kantor utama Uni Afrika terdapat di Addis Ababa.

Kuliah umum ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dari mahasiswa dengan berbagai pertanyaan seputar hubungan Indonesia dan Afrika serta Ethiopia. Banyaknya jumlah mahasiswa yang bertanya menunjukkan antusiasme mahasiswa akan kuliah umum. Kuliah umum ini juga dilaksanakan pada hari pertama dimulainya kegiatan perkuliahan untuk semester genap tahun 2020 di Universitas Pertamina. Diharapkan dengan kuliah umum ini, pengetahuan dan pemahaman mahasiswa program studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina menjadi lebih terbarui dan menjadi lebih semangat menjalankan proses perkuliahan. (RI)